Dengan adanya kemajuan dalam bidang arsitektur dan teknologi konstruksi, bahan bangunan mortar menjadi pilihan material bangunan yang inovatif dan dirasa tepat karena mendukung konsep bangunan keberlanjutan yang ramah lingkungan.

Menurut Ary Indra, principal firma arsitektur Aboday Architect, bangunan di era sekarang memliki usia yang lebih singkat yaitu hanya 15 sampai 20 tahun.

Rata-rata dalam kurun waktu tersebut bangunan akan di bangun ulang sehingga terjadi pemborosan dalam pembangunan, ini disebabkan oleh pengaruh ekonomi dan daya jual bangunan yang semakin kompetitif.

Tren ini disikapi PT Cipta Mortar Utama dengan menambah kapasitas produksi melalui pabrik terbarunya yang mendapat suntikan investasi 8 Juta Euro dari Saint Gobain Group, produsen building material ternama dari Prancis.

Dengan merek produk MU-Weber, PT Cipta Mortar Utama resmi membuka pabrik keempatnya di Kawasan Industri Cikande, Tangerang.

Pabrik seluas lebih dari 5 hektare dengan kapasitas produksi 180.000 ton per tahun ini akan mengakomodir kebutuhan pasar di Indonesia yang semakin meningkat seiring dengan tren arsitektur saat ini.





Foto: Kiki Wulandari Pakaya