Kata kontemporer sendiri biasa diartikan sebagai sesuatu yang serba “up to date”, ditandai dengan perubahan desain yang selalu berusaha menyesuaikan dengan waktu dan eranya. Perubahan desain itu diringi oleh perubahan bentuk, tampilan, jenis material, proses pengolahan, dan teknologi yang di pakai.


Desain ini biasanya identik dengan garis yang tegas, warna netral seperti abu-abu, coklat, putih dan hitam. Selain itu juga, gaya kontemporer memiliki karakteristik untuk dapat menyatu dengan ruang luar. Berikut beberapa inspirasi rumah bergaya Kontemporer. Yuk disimak!





1. Material alam dengan tambahan aksen tanaman hijau pada ruang



Behance/Quader Architect


Desain diatas memiliki karakteristik open space dan bukaan jendela yang cukup besar. Open space membuat ruang terlihat lebih luas dan memberikan sirkulasi jalan yang nyaman bagi pengguna. Banyaknya bukaan memberi pencahayaan yang merata dan maksimal pada ruangan serta sirkulasi udara yang baik. Serta bukaan ini dapat membentuk suatuhubungan antara ruangan dalam dan luar.


Baca juga, Inspirasi Rumah Mewah Layaknya Seperti Selebriti Dunia


Untuk material dan warna, rumah ini menggunakan material alam dibeberapa area serta kombinasi warna netral dan kayu memberikan kehangatan pada rumah tersebut. Terdapat tambahan aksen tanaman dibeberapa area seperti didapur dan dibawah tangga. Tanaman memiliki manfaat yang baik bagi lingkungan dan pengguna disekitarnya. Yaitu, memberikan efek rileks, mengurangi stress dan depresi serta dapat membuat suasanya lebih tenang dan nyaman.


2. Bukaan yang Lebar Memaksimalkan Pencahayaan yang masuk



Behance/Mohammed Talaat


Penggunaan bukaan yang cukup besar disetiap area memiliki manfaat yang cukup banyak. Selain untuk kesehatan, hal ini juga memberikan kelebihan seperti penggunaan energi listrik yang lebih minim, baik dalam sistem pencahayaan dan penghawaan dalam rumah. Pada bukaan juga diberikan tambahan blinds sebagai penghalang sinar agar tidak silau serta berfungsi untuk memberi privasi dari area luar.


Baca juga, WFO di Kantor Penuh Warna yang Ramah Lingkungan


Rumah ini juga memiliki sistem open space sehingga rumah terasa lebih lega dan tidak sempit. Serta, adanya aksen tanaman hijau memberikan kesegaran pada ruangan tersebut. Selain tambahan estetika, tanaman juga dapat memberika efek yang positif bagi kesehatan mental pengguna seperti mengurangi stress. Serta, tambahan tanaman dapat memberikan efek relaksasi dan mampu memperbaiki suasana hati pengguna.



Behance/Mohammed Talaat


Pada area lantai, rumah ini menggunaka marmer , selain tambahan estetika, vinyl juga tahan gores, tahan air, perawatan yang mudah serta membuat rumah terkesan lebih mewah. Pada area tangga dilengkapi dengan pencahayaan tambahan (LED strip). Selain memberikan estetika, hal ini juga sebagai tambahan pencahayaan bagi pengguna pada saat malam hari sebagai sistem keamanan.


3. Aksen Warna Kontras Sebagai Focal Point pada Ruangan



kaminskyi.com


Menggunakan sistem open space pada ruang keluarga, dapur dan ruang makan dimana tidak adanya sekat atau dinding pembatas ruan memberikan suasana ruang yang lebih rileks. Memberikan jendela dan pintu kaca sehingga memungkinkan cahaya alami masuk dan menyebar kedalam ruangan secara merata serta sirkulasi udara yang baik dari luar memberikan kesegaran bagi ruangan dan pengguna.





kaminskyi.com


Dibeberapa area diberikan aksen warna, contohnya warna orange dimana warna ini memberikan kehangatan, kenyamanan, keceriaan dan optimisme. Rumah ini juga menggunakan parket kayu sebagai material lantai, selain membuat kesan ruang yang hangat dan memberi estetika tambahan, parket kayu juga mudah dirawat.



kaminskyi.com


Lemari pakaian dan cabinet display dibuat sesuai dengan kebutuhan. Pada lemari, penataan rak dan laci dibuat dengan fungsi yang berbeda-beda sehingga akan terkesan lebih rapi dan tertata.


4. Nuansa Monokrom yang Maskulin



Behance/Karina Tereshchenko


Memiliki penataan layout dengan sistem semi–open space sehingga selain memberikan ruang yang lapang, hal ini juga membuat ruang terasa lebih private dan menciptakan suasana ruang yang lebih intim. Pada area dapur menggunakan material lantai marmer berwarna abu yang berbeda dengan area lainnya.



Behance/Karina Tereshchenko


Hal ini membuat area dapur terlihat lebih eksklusif dan memberi suasana ruang yang tidak monoton. Kabinet dalam rumah ini juga dibuat dengan sistem kamuflase yaitu membuat bentuk dan warna menyesuaikan sekitarnya. Selain menambah estetika dan kerapian, kamuflase juga dapat berfungsi sebagai tambahan sistem keamanan.


Sumber Teaser: Behance/Quader Architect
Teks oleh: Nathasya Sinatra, Mahasiswi Desain Interior-Universitas Kristen Petra