Bulan Ramadhan telah berlalu, pastinya ada kebiasaan dan rutinitas yang berubah setelah terbiasa menjalani puasa selama satu bulan lamanya. Salah satu kebiasaan yang melekat pada bulan Ramadhan tak lepas dari bagaimana kita merubah pola makan. Tidak dapat dipungkiri saat berpuasa sulit untuk mengatur pola makan dengan baik karena adanya batasan jam makan di waktu sahur dan berbuka.


Selama Ramadhan Tokopedia senantiasa menemani masyarakat untuk memenuhi segala kebutuhan, mulai dari makanan dan minuman yang tersedia di Tokopedia Nyam! hingga kebutuhan rumah tangga sehari hari yang tersedia di Tokopedia Now!





Baca juga, 10 Tips Menciptakan Rumah Sehat untuk Keluarga




Tokopedia menyediakan banyak tenant profesional berupa UMKM di bidang makanan dan minuman dalam menyediakan produk berkualitas dan mendobrak penjualan selama bulan Ramadhan. Pipiltin Cocoa, besutan Tissa Aunilla dan Irvan Helmi, merupakan salah satu contoh UMKM yang digandeng Tokopedia.


Pipiltin Cocoa memberdayakan lebih dari 2.000 petani cokelat lokal dari Aceh hingga Papua. Penjualan Pipiltin Cocoa pun meningkat lebih dari 3 kali lipat berkat kampanye Tokopedia Parsel Ramadan.




Baca juga, Cermin Ini Bisa Bantu Anda Berolahraga #DiRumahAja




Mengingat momen pasca-Lebaran menjadi kesempatan untuk mengatur kembali pola makan yang lebih baik untuk menjaga kesehatan, Tokopedia bersama Ahli Gizi, dr. Elfina Rachmi, MGizi, SpGK membagikan lima tips kembalikan pola makan sehat usai Ramadan dan Lebaran:


1. Perhatikan Konsumsi Gula, Garam dan Minyak

Batasi gula, garam dan minyak, serta rajin memantau berat badan. Selain itu, cek pula kesehatan secara rutin, istirahat yang cukup dan kelola stres dengan baik.


2. Prinsip Diet

Ikuti pola makan sehat 4J: Jumlah, Jadwal, Jenis dan Jurus Masak. Jumlah yang cukup dan diet seimbang sesuai kebutuhan, jadwal yang teratur agar proses metabolisme terjaga dengan baik, serta jurus memasak yang sehat dengan memilih pengolahan bervariasi, seperti kukus, rebus, panggang, pepes daripada menggoreng. Menggoreng sebaiknya maksimal 2 kali seminggu.


3. Pemilihan Jenis Makanan

Pastikan semua zat gizi makronutrien (karbohidrat, protein atau lemak), mikronutrien (vitamin mineral) dan cairan harian terpenuhi. Pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum atau oatmeal. Pilih lemak dari sumber lemak baik dan kurangi lemak jenuh seperti gorengan atau junk food. Perhatikan juga asupan serat yang bisa didapatkan dari sayur dan buah-buahan.


4. Pemenuhan Cairan 

Pastikan minum air sebanyak 2 liter atau 8 gelas sehari. Minimalisir minuman manis, bersoda dan yang mengandung kafein secara berlebihan, seperti kopi, karena menyebabkan lebih sering buang air kecil dan dapat menghambat penyerapan kalsium.


5. Aktivitas dan Latihan Fisik

Target olahraga sebaiknya 3-5 kali seminggu. Mulai lah dengan olahraga yang ringan hingga sedang seperti jalan kaki di sekitar rumah untuk melenturkan otot-otot yang telah lama tidak dilatih, baru kemudian atur jadwal olahraga sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh.


Sumber teaser: Tokopedia
Teks oleh: Azzahra Via Tanaro