Saat ini, segala hal yang berbau Korea Selatan menjadi sangat menarik untuk dikulik-kulik. Mulai dari film dan dramanya, musiknya, seninya, mode dan kecantikannya, makanannya, budayanya, hingga arsitekturnya. 


Rumah khas Korea mengacu pada gaya arsitektur yang berkembang selama berabad-abad di Korea, yang menunjukan kecenderungan naturalistik, kesederhanaan, keanggunan, dan fungsionalitasnya. 





Meskipun zaman sudah semakin modern, namun banyak rumah-rumah di Korea yang masih mengadaptasi gaya tradisi kuno yang dikombinasikan dengan gaya modern. Walaupun begitu, karakteristik rumah gaya Korea masih sangat kental terasa. Rumah yang mengadaptasi dua gaya ini biasa dikenal dengan contemporary hanok house



(Wallpaper.com)

Seperti yang diketahui, rumah bergaya Korea menunjukan kecenderungan naturalistik dan keserhanaan, sehingga pemilihan elemen kayu pun bisa menjadi satu hal yang terbilang wajib dalam menghadirkan kesan kuat rumah bergaya Korea. Misalnya saja pada dinding, lantai, jendela, ceiling, atau furnitur. Kemudian dikombinasikan dengan warna-warna netral dan lembut, sehingga kesan ruangan yang hangat, harmonis, alami, dan simpel pun tercipta. 



(happy.designhouse.co.kr)


Pada rumah bergaya Korea, warna populer berada pada spektrum warna putih netral, krem, atau warna-warna yang tidak mencolok dan hangat. Biasanya perpaduan warna pada interior rumah tidak lebih dari tiga, agar tidak menimbulkan kesan berlebihan. Penggunaan warna-warna yang seperti itu bisa membuat rumah terkesan minimalis, terlihat lebih luas dan bersih. Serta juga bisa membantu memaksimalkan pencahayaan alami di dalam rumah. 



(Wallpaper.com)

Pencahayaan alami di dalam rumah bergaya Korea juga berasal dari bukaan pintu dan jendela besar yang bisa memenuhi seluruh sisi dinding, sehingga cahaya yang masuk mampu menerangi seluruh rumah dengan maksimal dan sirkulasi udara yang mengalir ke dalam rumah juga baik. 





(Design & Photo by DESIGN TWOPLY / designtwoply.com)


Umumnya, interior bergaya Korea tidak menyiratkan kehadiran banyak benda dekoratif, hanya berupa indoor plant, beberapa pajangan dinding estetik, atau bunga dalam vas. 


Kelimpahan furnitur juga tidak populer dalam desain rumah gaya ini. Rumah gaya Korea umumnya menggunakan furnitur dengan desain sederhana, multifungsi, dan praktis, supaya dapat menghemat tempat di ruangan tetapi fungsionalitas dan keharmonisan ruangan tetap terasa maksimal.


Inilah beberapa karakteristik desain rumah gaya Korea yang menekankan pada naturalistik dan kesederhanaan, namun tetap memberikan fungsionalitas ruangan yang maksimal. 





(Teaser: Location: Jeonbuk Jeonju / Design & Photo: DESIGN TWOPLY / designtwoply.com)